10 Jenis Makanan Ringan yang Biasa Diproduksi Rumahan di Desa

jenis makanan desa

Makanan adalah kebutuhan pokok utama setiap orang yang dikonsumsi setiap harinya. Karena itu, banyak pula orang yang menjual makanan pokok maupun makanan cemilan yang pasti banyak dicari serta digemari oleh banyak orang.

Karena banyak yang menginginkan,makanan tersebut, menjamurlah produsen-produsen yang menjual menu kreatif juga inovatif baik untuk makanan pokok dan juga makanan ringan.

Makanan ringan ini tidak hanya digemari dan diproduksi oleh orang-orang di kota saja, tetapi juga diproduksi oleh orang-orang yang ada di desa.

Makanan ringan yang diproduksi di desa pun tidak kalah enak dengan makanan ringan lainnya. Bahkan, makanan ringan yang diproduksi di desa lebih sehat karena mengambil bahan-bahan alami yang ada di desa.

Untuk mengetahui makanan ringan yang biasa diproduksi di desa, berikut akan kami paparkan ulasannya di bawah ini;

1. Makanan Ringan Dari Singkong

Makanan ringan berbahan singkong

Bahan yang satu ini banyak di produksi oleh orang-orang yang ada di desa. Karena termasuk sebagai makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi dna tumbuh subur di setiap desa.

Selain bisa direbus, dewasa ini banyak yang mengolah singkong menjadi keripik. Keripik singkong yang dibuat pun tidak hanya memiliki rasa original saja, tetapi juga sudah bervariasi seperti rasa pedas, keju, dan lain sebagainya.

Baca juga : 10 Makanan & Masakan Sunda yang Melegenda Menjadi Ciri Khas Pedesaan

Produksi singkong ini juga tidak harus dengan peralatan yang memiliki teknlogi tinggi. Bisa juga dengan alat sederhana yang ada di desa. Sehingga untuk memproduksi makanan tersebut tidak perlu memerlukan modal yang besar bisa dengan modal kecil.

2. Tahu

Makanan ringan tahu

Tahu adalah makanan yang berasal dari kacang kedelai. Selain bisa disajikan untuk makanan pokok, tahu pun bisa diolah menjadi makanan ringan, seperti tahu goreng, martabak tahu, tahu bulat, keripik kulit tahu.

Inovasi makanan dari tahu ini juga banyak disukai masyarakat desa maupun kota. Tentunya inovasi ini membuat mereka tidak bosan untuk mengonsumsinya.

3. Tempe

makanan tempe

Serupa dengan tahu, tempe juga berbahan dasar kedelai. Namun tempe ini memiliki teksturnya yang keras dan bentuknya yang panjang dibandingkan tahu.

Tempe ini selain digoreng, ditumis, atau dibacem juga bisa dijadikan sebagai makanan ringan yang dijadikan keripik tempe.

Bahkan di beberapa desa di Indonesia keripik tempe tersebut sudah dijadikan oleh-oleh khas sekitar. Uniknya lagi, tempe tersebut ada pula yang mengolahnya menjadi coklat tempe yang banyak dijual di daerah Garut, Jawa Barat.

Makanan ringan berbahan dasar tempe pun ada yang mengemasnya menjadi makanan kekinian, dimana ditambahkan varian rasa pedas, guruih, keju, dan lain sebagainya.

Tentu saja selain digemari masyarakat desa juga digemari masyarakat kota yang memang sangat menyukai jenis-jenis makanan ringan yang aneh dan juga menarik.

4. Daging Ayam

olahan dari daging ayam

Di desa selain banyak hasil pertanian, terdapat banyak pula hasil peternakan. Salah satu hasil peternakan yang banyak dicari dan juga diolah adalah makanan yang berasal dari daging ayam.

Jenisnya pun sangat banyak ayam kampung, ayam negeri, ayam kalkun dan masih banyak lainnya.

Daging ayam ini selain dijadikan menu utama juga bisa diolah menjadi makanan ringan yang enak dan lezat serta diproduksi dari rumah.

Makanan tersebut seperti keripik usus, keripik kulit ayam, keripik ceker ayam, dan bagian-bagian dari ayam yang dapat diolah selain dari daging.

Makanan-makanan tersebut banyak yang mengolahnya sebagai makanan ringan dan digemari masyarakat desa maupun kota.

Cara pembuatannya cukup mudah tidak perlu memerlukan alat khusus sehingga bisa diproduksi dari rumah.

5. Ikan Teri

Ikan Teri

Ikan kecil yang satu ini sudah tidak asing udah dijadikan bahan makanan ringan. Rasanya yang asin dan teksturnya yang kecil yang bisa dengan satu kali suapan dapat termakan langsung.

Selain bisa digoreng langsung, ikan teri bisa dijadikan sebagai makanan ringan seperti dibuat rempeyek teri.

Selain diolah menjadi keripik, teri juga dapat dijadikan sebagai ikan teri kering yang diolah dengan bumbu khas pada suatu desa atau daerahnya.

Mencari ikan teri di desa pun tidak terlalu sulit karena pasti di setiap desa pasti banyak ditemukan.

6. Abon

Abon

Makanan satu ini memiliki tekstur berserat dan berwarna coklat gelap. Bahan dasarnya bisa dari hewan ternak seperti daging sapi, daging ayam, ikan lele, atau beragam jenis ikan lainnya.

Selain bahan di atas, adapula masyarakat di Indonesia juga telah mengembangkan abon berbahan dasar udang, jamur, serta jantung pisang.

Walaupun berasal dari bahan dasar yang berbeda, bentuk dan teksturnya tetaplah sama seperti abon pada umumnya.

Cara olahannya memang sulit tidak seperti pada bahan dasar makanan sebelumnya. Namun tetap saja, abon ini bisa diproduksi dari rumah dengan alat-alat yang sederhana.

Abon ini sangat disukai karena memiliki rasa yang enak dan kemasan yang praktis Banyak desa di Indonesia yang sudah banyak memproduksi abon dan meraup keuntungan dari penjualan tersebut.

Selain bia dijadikan cemilan, makanan ini bisa menjadi ‘’teman’’ nasi yang masih hangat. Dan rasanya pun tentu saja sangat enak, lezat, dan sehat.

7. Pisang

Olahan pisang

Siapa yang tidak kenal dengan buah pisang. Pisang termasuk salah satu tumbuhan di Indonesia yang tumbuh dengan subur.

Selain bisa dikonsumsi langsung, pisan ini juga banyak yang mengolahnya menjadi makanan ringan yang bisa diproduksi dari rumah.

Seperti keripik pisang, pisang sale, pisang goreng, pisang bakar. Pisang goreng pun ada yang diolah dengan campuran pasir supaya lebih renyah dan rasanya yang enak.

Selain pisang goreng, pisang sale contohnya pun menjadi makanan ringan yang diminati karena memiliki rasa yang manis, renyah, serta gurih.

Jika ada tidak menyukai pisang goreng atau sale, bisa mencoba pula keripik pisang yang banyak dijual di beberapa toko makanan ringan.

Pisang pun sebenarnya adalah makanan yang sangat bermanfaat karena ada dari mulai daun, jantung, kulit, serta daging pisang banyak yang mengolah menjaid makanan atau pun sebagai pelengkap makanan itu sendiri.

8. Bayam

Bayam

Sayuran yang tidak bisa tahan lama ketika dimasak ini ternyata memiliki banyak manfaat. Biasanya sayuran berwarna hijau ini dimasak hanya dengan menggunakan bumbu yang sederhana.

Tapi siapa sangka, lagi-lagi masyarkat indonesia sangat kreatif dan inovatif dimana bayam bisa dijadikan sebagai makanan ringan, salah satunya adalah dijadikan keripik bayam.

Pembuatan yang mudah dan bahan yang bisa dicari, membuat masyarakat desa berbondong-bondong untuk membuat kerpiki bayam tersebut.

Harga yang dibanderol untuk satu bungkus keripik bayam pun sangat terjangkau serta bisa Anda temukan di beberapa toko makanan snack yang ada di desa maupun kota.

Tentunya inovasi ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menikmati sayuran dengan cara dan rasa yang berbeda.

9. Kerupuk

kerupuk

Kerupuk adalah makanan yang sering dihidangkan dengan berbagai jenis makanan. Makanan ringan termasuk makanan yang menggugah selera sehingga tak lengkap rasnaya bila makan tanpa menggunakan kerupuk.

Kerupuk ini banyak sekali macam dan bentuknya serta dapat diolah dari berbagai jenis makanan. Seperti pada bahan dasar laut, ada kerupuk udang dan kerupuk kulit ikan.

Dari ikan pun tidak hanya satu jenis macam ikan namun ada beberapa bagian jenis yang dapat diolah. Selain itu ada yang berbahan dasar juga kerupuk sangat aneh namun itulah kreatifnya masyarakat Indonesia, yaitu mengolah kerupuk menjadi seblak.

Selain olahan seblak yang bisa dimasak juga bisa dijadikan kerupuk yang diberi bumbu pedas, seblak yang banyak di produksi pada daerah jawa barat ini juga sudah banyak diexplore luar jawa.

Seblak yang dimasak ini memang berbahan dasar kerupuk mentah. Dari ionovasi dan kreatifitas tersebut, seblak yang berbahan kerupuk mentah ini bisa dijadikan makanan ringan yang enak dan gurih.

Jenis seblak pun beragam ada seblak basah yang dicampur telur, baso, dan lain sebagainya. Ada pula yang mengolahnya menjadi seblak kering yang bisa dijumpai di warung-warung tradisional.

Karena masuk dalam makanan ringan yang enak dan lezat, maka siapapun bisa mengolahnya dan memproduksi kerupuk di rumah.

10. Tepung Aci

tepung aci

Mendengar kata aci mungkin terasa asing pada sebagian telinga kita, makanan apa dan bagaimana bentuknya.

Aci merupakan perpaduan antara tepung tapioka dengan tepung kanji sehingga menghasilkan efek kental pada makanannya.

Masyarakat Sunda sudah tidak asing lagi dengan aci ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan, Seperti cireng, cimol, cibay, cilok, dan lain sebagainya.

Makanan yang berbahan dasar aci ini pengolahannya ada yang mudah dan sedikit sulit, cireng contohnya yang berbahan dasar makan tepung tapioka saja dan diberi inovatif dengan isi usus, ayam, sosis, bakso ataupun abon.

Tak hanya cireng, cimol yang dibentuk bulat dan digoreng pun akan menjadi gurih dipadukan dengan bumbu penyedap.

Selain cimol, ada pula cilok yang diolah menjadi makanan ringan dapat diproduksi dari rumahan dengan mudah. Isian dari cilok pun hamper sama dengan dengan cireng bahkan ada inovatif lain yang menambahkan keju sebagai isiannya.

Cara memasak cilok berbeda dengan makanan ringan berbahan dasar aci lainnya, cilok dilakukan dengan dikukus sehingga memberi teksturnya yang kenyal dan warna nya yang sangat terlihat seperti aci.

Terakhir ada cibay yang sangat jarang orang ketahui, cibay ini biasanya di selimuti oleh kulit lumpia seperti bentuk martabak ataupun bentuk risol.

Namun jika isi dalam cireng dan cilok adalah berbahan dasar lain, isi dalam cibay adalah bahan dasar acinya yang tidak dibentuk sehingga ada kesan ‘lumer’ ketika memakan cibay tersebut.

Cibay ini belum banyak di luar jawa barat, bagi anda yang bertinggal di daerah luar jawa barat bisa dijadikan usaha kecil-kecilan

Makanan ringan terbuat dari aci ini banyak diproduksi dengan packaging dalam keadaan mentah sehingga sebagian orang bisa memasaknya di rumah dan dijadikan kudapan saat memang ingin memakannya di waktu senggang.

Penutup

Itulah dia ke 10 makanan ringan yang bisa diproduksi rumahan dari desa. Bahan-bahan dasar yang dipakai pun sangat mudah dicari.

Bahkan walaupun Namanya makanan ringan, makanan tersebut sangat sehat dan bergizi tinggi. Tentunya tugas kita selain menikmati makanan tersebut juga bisa melestarikannya agar makanan ringan itu bisa dikenal oleh daerah lain maupun kel luar negeri.

Nah, bagaimana sudah terlintaskah makanan ringan yang akan Anda produksi?

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Jenis makanan ringan diproduksi rumahan di desa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top